Bocoran Soal Psikotes SMA Taruna Nusantara yang Sering Muncul
Tahap psikotes sering menjadi penentu utama dalam seleksi SMA Taruna Nusantara. Banyak peserta merasa sudah siap secara akademik, tetapi justru gugur pada tahap ini karena tidak memahami jenis soal dan pola penilaian psikotes yang digunakan. Psikotes SMA Taruna Nusantara tidak menguji hafalan, melainkan cara berpikir, ketelitian, stabilitas emosi, serta kesiapan mental hidup dalam sistem berasrama dan disiplin tinggi. Oleh karena itu, memahami gambaran soal yang sering muncul menjadi langkah penting agar persiapan lebih terarah.
Artikel ini menyajikan bocoran soal psikotes SMA Taruna Nusantara yang sering muncul, lengkap dengan jenis soal yang perlu diwaspadai agar calon peserta tidak salah strategi saat menghadapi tes.
1) Tes Logika Deret Angka
Soal:
5 – 9 – 17 – 33 – 65 – … ?
A. 127
B. 129
C. 121
D. 135
Jawaban: B. 129
Pembahasan:
Polanya: setiap angka dikali 2 kemudian dikurang 1 (5×2–1=9; 9×2–1=17).
65×2–1 = 130–1 = 129
2) Tes Pola Gambar
(Pikirkan soal tanpa gambar; ini versi teksnya)
Soal:
Jika urutan A = segitiga, B = persegi, C = lingkaran, D = segitiga, E = persegi, maka huruf berikutnya adalah…
A. Lingkaran
B. Segitiga
C. Persegi
D. Elips
Jawaban: A. Lingkaran
Pembahasan:
Urutannya berulang: segitiga → persegi → lingkaran → segitiga → persegi → lingkaran.
3) Tes Analogi
Soal:
Kuda : Empat Kaki = Burung : … ?
A. Dua Sayap
B. Dua Kaki
C. Empat Kaki
D. Tidak Berkaki
Jawaban: A. Dua Sayap
Pembahasan:
Kuda berhubungan dengan “empat kaki”, seperti burung berhubungan dengan “dua sayap”.
4) Tes Verbal – Sinonim
Soal:
Sinonim dari kata “Berdisiplin” adalah…
A. Ceroboh
B. Taat aturan
C. Malas
D. Acuh tak acuh
Jawaban: B. Taat aturan
Pembahasan:
Berdisiplin berarti taat pada aturan dan jadwal, bukan ceroboh atau malas.
5) Tes Arti Kata / Konteks
Soal:
Kata Konsisten paling tepat artinya…
A. Tidak berubah-ubah
B. Selalu bertentangan
C. Cepat bosan
D. Tidak tetap
Jawaban: A. Tidak berubah-ubah
Pembahasan:
Konsisten berarti tetap sesuai prinsip tanpa berubah-ubah.
6) Tes Logika Gambar Alternatif
Soal:
Arah jam: 12 → 3 → 6 → 9 → …
A. 12
B. 3
C. 6
D. 9
Jawaban: A. 12
Pembahasan:
Jam bergerak 90 derajat dari posisi awal → kembali ke 12.
7) Tes Aritmatika Logika
Soal:
Suatu bilangan X jika dibagi 5 sisanya 3, jika dibagi 7 sisanya 2. Angka terkecil yang mungkin adalah…
A. 18
B. 23
C. 33
D. 38
Jawaban: B. 23
Pembahasan:
23 ÷ 5 = sisa 3; 23 ÷ 7 = sisa 2.
8) Tes Analisis Situasi (Pilihan Ganda)
Soal:
Jika kamu diberi tugas penting oleh senior dan tiba-tiba temanmu meminta bantuannya, kamu akan…
A. Menolak dan fokus pada tugas
B. Membantu teman dulu
C. Tanya ke senior apakah boleh bantu teman
D. Tinggalkan kedua tugas
Jawaban: C. Tanya ke senior apakah boleh bantu teman
Pembahasan:
Pilihan ini menunjukkan kemampuan komunikasi & prioritas tugas, bukan ego pribadi.
9) Tes Kepribadian – Nilai Kerja Tim
Soal:
Saat mengerjakan tugas kelompok, kamu cenderung…
A. Menentukan semua keputusan sendiri
B. Mendengarkan dulu pendapat teman
C. Menunggu teman lainnya selesai
D. Fokus sendiri tanpa kerja sama
Jawaban: B. Mendengarkan dulu pendapat teman
Pembahasan:
Pilihan ini menggambarkan sikap kolaboratif, nilai penting bagi kehidupan berasrama.
10) Tes Penalaran Logis
Soal:
Jika semua A adalah B, dan semua B adalah C, maka…
A. Semua C adalah A
B. Semua A bukan C
C. Semua A adalah C
D. Tidak ada hubungan
Jawaban: C. Semua A adalah C
Pembahasan:
Ini bentuk dasar silogisme logika.
11) Tes Ketelitian Angka
Soal:
Urutkan bilangan dari kecil ke besar:
2.31 ; 2.3 ; 2.21 ; 2.03
A. 2.31 ; 2.3 ; 2.21 ; 2.03
B. 2.03 ; 2.21 ; 2.3 ; 2.31
C. 2.03 ; 2.3 ; 2.21 ; 2.31
D. 2.21 ; 2.03 ; 2.3 ; 2.31
Jawaban: B. 2.03 ; 2.21 ; 2.3 ; 2.31
Pembahasan:
Urutan angka berdasarkan desimal, bukan pernyataan teks.
12) Tes Logika Prihatin
Soal:
Jika A lebih tinggi dari B, dan B lebih tinggi dari C, maka yang paling rendah adalah…
A. A
B. B
C. C
D. Tidak bisa ditentukan
Jawaban: C. C
Pembahasan:
C berada di posisi terbawah karena A > B > C.
13) Tes Analisis Kritis
Soal:
Dua tim kerja menghasilkan laporan yang berbeda standar format. Anggota tim sebaiknya…
A. Ikuti saja format salah satu tim
B. Evaluasi format, pilih yang sesuai standar
C. Abaikan format, isi isi saja
D. Tinggalkan tim
Jawaban: B. Evaluasi format, pilih yang sesuai standar
Pembahasan:
Ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis & menyelesaikan konflik.
14) Tes Pemecahan Masalah
Soal:
Jika sebuah proyek tertunda karena kendala logistik, langkah terbaik adalah…
A. Menunggu sampai logistik datang
B. Cari alternatif solusi logistis dan evaluasi dampak
C. Lapor ke atasan tanpa solusi
D. Berhenti dari pekerjaan
Jawaban: B
Pembahasan:
Pilihan ini lebih proaktif dan menunjukkan pemecahan masalah.
15) Tes Kemampuan Logika Numerik Dasar
Soal:
Jika 7 × 8 = 56, maka 56 ÷ 7 = …
A. 6
B. 7
C. 8
D. 9
Jawaban: C. 8
Pembahasan:
Balik operasi dari perkalian.
Nah Sobat Pejuang Tarnus, itulah pembahasan tentang soal-soal psikotes SMA Taruna Nusantara.
Jika kamu ingin meningkatkan peluang lolos seleksi masuk SMA Taruna Nusantara dengan persiapan akademik yang matang, Bimbel Tarnus siap membantumu. Programnya mencakup latihan soal, pre-test/post-test, CBT try out, serta private coaching agar kemampuanmu semakin tajam.
Coba Simulasi Ujian Masuk SMA Taruna Nusantara GRATIS untuk mengetahui level kemampuanmu.
Untuk hasil maksimal, kamu bisa ikut program bimbel intensif bersama Bimbel Tarnus.
Hubungi kami (WA) untuk info program, jadwal, dan pendaftaran.









