SMA Semi Militer Taruna Nusantara

By September 2, 2022 SMA Tarnus
SMA Taruna Nusantara

SMA Semi Militer Taruna Nusantara

 

SMA Taruna Nusantara

PROFIL

SMA Semi Militer Taruna Nusantara –  adalah Sekolah Menengah Atas Unggulan berciri kenusantaraan, untuk membentuk pemimpin bangsa berkualitas dan berkara Ide pembuatan sekolah ini dicetuskan oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan (MENHANKAM PANGAB) saat itu, Jenderal TNI L.B. Moerdani pada tanggal 20 Mei 1985 di Pendopo Agung Taman Siswa Yogyakarta. Jenderal TNI L.B. Moerdani mempunyai visi untuk membangun sekolah yang mendidik manusia-manusia terbaik dari seluruh Indonesia dan menghasilkan lulusan yang dapat melanjutkan cita-cita para Proklamator.

V I S I

SMA Semi Militer Taruna Nusantara adalah Sekolah Menengah Atas Unggulan berciri kenusantaraan, untuk membentuk pemimpin bangsa berkualitas dan berkarakter yang berwawasan Kebangsaan, Kejuangan, Kebudayaan, dengan bercirikan kenusantaraan serta memiliki daya saing Nasional maupun Internasional dengan Pamong Pengajar Pengasuh dan Pamong Administrasi berkualitas, dibangun dan disiapkan menjadi satu kesatuan utuh dengan sarana dan prasarana serta fasilitas pendidikan yang modern yang mampu mengembangkan siswa secara profesional menjadi lulusan berkualitas tinggi yang siap berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.

 

M I S I

  • Menyiapkan pemimpin bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Menyiapkan pemimpin bangsa yang berkualitas, berkarakter dan berbudaya.
  • Menyiapkan lulusan yang memiliki kesetiaan terhadap Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Menyiapkan lulusan yang memiliki potensi kepemimpinan yang bewawasan Kebangsaan, Kejuangan, Kebudayaan, bercirikan kenusantaraan.
  • Menyiapkan lulusan yang memiliki keunggulan komparatif, kompetitif, dan distingtif dalam aspek Akademik, Kepribadian, dan Kesamaptaan Jasmani serta kamampuan IPTEK sehingga mempunyai daya saing yang tinggi di tingkat nasional dan internasional.
  • SMA Semi Militer Taruna Nusantara memberikan penghargaan untuk setiap lulusan terbaik di angkatannya. Para lulusan terbaik SMA Semi Militer Taruna Nusantara berhak mendapatkan penghargaan yang disebut Medali Emas “Garuda Trisakti Taruna Tama”.

 

Untuk merealisasikan ide ini, maka dibuatlah MoU / nota kesepahaman antara ABRI dan Taman Siswa. Perguruan Taman Siswa dipilih karena merupakan organisasi kependidikan pertama di Indonesia. Dalam nota kesepahaman itu disepakati untuk membuat suatu lembaga bernama Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN). Dengan Akta Notaris KOESBIONO SARMANHADI, S.H., M.H. Nomor: 116/Pdr/P/Not/1990/PN. Jaksel. Tanggal 24-02-1990, Nomor 21 Akta Notaris WENDA TAURUSITA AMIDJAJA, S.H. Nomor: C-204.Ht.03.05-TH.2004. Tanggal 23-07-2004 Lembaga ini merupakan kristalisasi dari visi Jenderal TNI L.B. Moerdani yang selanjutnya mengawasi proses pelaksanaan sekolah ini.

Dalam perjalanannya, SMA Semi Militer Taruna Nusantara akhirnya bisa berdiri. Diresmikan oleh Pangab (Panglima Angkatan Bersenjata) saat itu, Jenderal Try Sutrisno pada 14 Juli 1990. Kampus itu menempati lahan seluas 18.5 hektar dan terdiri dari komplek akademis, asrama siswa, dan komplek perumahan pamong dan guru, di atas tanah milik Akademi Militer, yang berlokasi tidak jauh dari Akademi Militer.

Selama 6 tahun pertama, SMA Militer Taruna Nusantara hanya menerima laki-laki sebagai siswanya dengan jumlah sekitar 245 orang. Namun mulai tahun 1996, LPTTN membuat kebijaksanaan baru dengan menerima angkatan putri pertama sebanyak 70 orang. Untuk mengakomodasi perubahan ini, area sekolah inipun diperluas menjadi 23 hektar.

Untuk menarik pemuda-pemudi terbaik dari seluruh strata sosial, LPTTN menawarkan beasiswa penuh kepada pelajar yang diterima dengan dukungan dana dari TNI yang mempunyai latar belakang politik dan keuangan yang kuat. Para Tenaga Pengajar (pamong) juga mendapat gaji yang di atas rata-rata serta fasillitas lainnya. Namun, setelah krisis ekonomi dan perubahan politik di tahun 1997, LPTTN mengalami kesulitan keuangan sehingga pada tahun 2001 menghentikan kebijakan beasiswa penuh ini. Sekarang, pelajar terpilih yang mempunyai kesulitan keuangan tetap mendapatkan beasiswa yang diberikan baik oleh individual, perusahaan, maupun pemerintah daerah.

Walaupun sekolah ini sering disebut sebagai sekolah semi-militer, kurikulum yang digunakan tidak 100% dari militer. SMA TN memakai sistem Kurikulum yang dibuat oleh Depdiknas sehingga bisa dibilang SMA TN sama dengan SMA lainnya. Tetapi, ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok seperti kesatuan dari seluruh elemen pendidikan dan sistem yang khas yang dilaksana kan dalam kehidupan sehari-hari serta kegiatan sekolah pada umumnya. Bertolak belakang dengan kepercayaan umum, lulusan sekolah ini tidak punya kewajiban untuk memilih militer sebagai kelanjutan pendidikannya. Bahkan, sebagian besar lulusan SMA TN melanjutkan pendidikannya di sekolah non-militer, walaupun bisa dikatakan kalau yang memilih militer sebagai kelanjutan studinya jauh lebih besar dari SMA lain pada umumnya.

SMA Semi Militer Taruna Nusantara adalah sekolah berasrama jenjang SMA di Magelang, Jawa Tengah. Di awal berdiri, sekolah ini menawarkan beasiswa penuh untuk siswanya.

Biaya sekolah di SMA Semi Militer Taruna Nusantara, yang disebut juga SMA TN atau SMA Tarnus, ditetapkan sesuai jalur masuk masing-masing siswa. Jalur yang dibuka yaitu jalur prestasi, jalur reguler, dan jalur kontribusi khusus.

Sebelumnya hingga 2001, siswa SMA Semi Militer Taruna Nusantara mendapat beasiswa penuh dengan dukungan dana dari TNI yang mempunyai latar belakang politik dan keuangan yang kuat. Para Tenaga Pengajar (pamong) juga mendapat gaji di atas rata-rata serta fasillitas lainnya.

Aturan seperti ini kemudian berubah sejak krisis ekonomi dan perubahan politik di tahun 1997. Karena itu pada 2021, sekolah ini menghentikan kebijakan beasiswa penuh.        SMA Semi Militer Taruna Nusantara

Saat ini, kebijakan beasiswa tetap bisa diterapkan di SMA Militer Taruna Nusantara bagi pelajar terpilih yang mempunyai kesulitan keuangan. Bedanya, beasiswa ini diberikan baik oleh individual, perusahaan, maupun pemerintah daerah.

 

Biaya Sekolah SMA Semi Militer Taruna Nusantara 2022

 

Jalur Beasiswa

  • Formulir: gratis
  • Uang pangkal: gratis
  • Iuran Komite Sekolah: gratis
  • Kontribusi khusus: nol rupiah
  • Sumbangan sukarela: diisi menurut kemampuan

 

Jalur Reguler

  • Formulir: gratis
  • Uang pangkal: Rp 50 juta
  • Iuran Komite Sekolah: Rp 1 juta
  • Kontribusi khusus: nol rupiah
  • Sumbangan sukarela: dapat diisi sesuai kesanggupan

 

Jalur Kontribusi Khusus

  • Formulir: gratis
  • Uang pangkal: Rp 50 juta
  • Iuran Komite Sekolah: Rp 1 juta
  • Kontribusi khusus: Rp 125 juta
  • Sumbangan sukarela: diisi menurut kesanggupan

 

Setiap tahunnya, ada ribuan siswa yang mendaftar di SMA Semi Militer Taruna Nusantara, namun kapasitas sekolah ini terbatas. Jumlah calon siswa laki-laki dan perempuan juga bervariasi setiap tahunnya, kurang lebih ada 350 orang yang diterima dengan proporsi 250 siswa laki-laki dan 100 siswa perempuan.

Perlu dicatat, pendaftar SMA Semi Militer Taruna Nusantara wajib membayar biaya sekolah pada saat daftar ulang. Adapun biaya operasional pendidikan jalur Reguler dan Kontribusi Khusus SMA Taruna Nusantara dikenakan sebesar Rp 5 juta. Biaya ini disetorkan tiap bulan mulai Juli 2022.          SMA Semi Militer Taruna Nusantara

Predikat lulusan terbaik diberikan kepada siswa atau siswi yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi pada akumulasi tiga aspek yaitu prestasi akademik, kesamaptaan jasmani dan kepribadian.

 

TATA TERTIB

LEMDIK SMA SEMI MILITER NUSANTARA

 

Tujuan Tata Tertib

  • Terciptanya disiplin siswa, guru, dan karyawan.
  • Terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
  • Terciptanya Kegiatan Belajar dan Mengajar yang kondusif.

Tata tertib Umum

  • Siswa wajib berbaris pada saat 100 m memasuki area sekolah.
  • Siswa wajib menjaga kebersihan di lingkungan sekolah.
  • Siswa wajib menjaga sarana dan prasarana sekolah.
  • Siswa wajib mengikuti kegiatan belajar dan mengajar dari hari Senin sampai dengan Sabtu, mulai pukul 13.00 sampai dengan 18.00 WIB.
  • Siswa wajib mengucapkan salam saat bertemu teman, guru, dan karyawan di lingkungan sekolah.
  • Siswa wajib menghormati orangtua, teman, guru, dan karyawan sekolah dengan ramah,tulus, ikhlas, baik dalam perkataan, sikap, maupun tingkah laku.
  • Etika dan Estetika
  • Siswa wajib berakhlakul karimah.
  • Siswa wajib menjaga kebersamaan dilingkungan dan diluar sekolah.
  • Siswa wajib membiasakan mengucapkan salam, bersikap sopan santun, jujur,menghormati orangtua, guru, karyawan, dan sesama temannya baik di dalam maupun diluar lingkungan sekolah.
  • Siswa wajib menjaga nama baik sekolah.
  • Siswa wajib turut serta memelihara dan menjaga barang-barang milik sekolah.
  • Siswa wajib membiasakan menjaga kebersihan ruangan kelas, toilet, halaman sekolah,taman sekolah, dan lingkungan sekolah.
  • Siswa wajib membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.
  • Siswa wajib membiasakan budaya antri dalam mengikuti kegiatan sekolah dan luar sekolah yang berlangsung bersama.
  • Siswa wajib menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang telahditetapkan.
  • Siswa wajib menjaga suasana tenang dalam belajar baik di perpustakaan, laboratorium,maupun tempat belajar lainnya di lingkungan sekolah.
  • Siswa tidak diperkenankan berkata kasar dan sombong serta menyakiti orang lain.
  • Apabila timbul masalah harus diselesaikan dengan melaporkan masalah tersebut kepadaguru piket untuk diselesaikan secara musyawarah dan tidak dibenarkan mengundang dan melibatkan pihak-pihak luar sekolah.

Siswa diwajibkan memelihara 5K yaitu :

  • Keamanan
  • Ketertiban
  • Kebersihan
  • Keindahan
  • Kekeluargaan

Siswa diwajibkan memelihara 4T yaitu :

  • Tertib Waktu
  • Tertib Belajar
  • Tertib Administrasi.
  • Tertib Lingkungan

 

  Siswa dilarang:

  • Merokok, meminum-minuman keras, mengedarkan atau mengkonsumsi obat terlarang, dan berpacaran di lingkungan sekolah dan diluar sekolah pada saat waktu KBM.
  • Membawa bacaan, film, kaset, gambar, kartu, dan media lainnya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
  • Mencoret bangku belajar, dinding sekolah, dan peralatan lainnya.
  • Berambut panjang melewati telinga di sisi kiri – kanan, melewati kerah baju di belakang, melewati batas alis di depan, memberi cat rambut, memakai kalung, gelang, anting dan cincin bagi siswa laki-laki.
  • Mengenakan jaket, sweater, handuk, dan ikat pinggang yang berkepala besar
  • Menggunakan make-up, perhiasan, dan barang-barang mewah pada jam pelajaran.
  • Meninggalkan kelas tanpa izin.
  • Menerima tamu dan mengajak teman yang bukan siswa SMK Taruna Nusantara Jaya atau bukan anggota kelasnya ke dalam kelas.        SMA Semi Militer Taruna Nusantara
  • Berpakaian tidak sesuai dengan ajaran Islam.
  • Makan sambil berjalan, makan di dalam kelas pada saat belajar maupun istirahat.
  • Membuang sampah sembarangan.
  • Membuat keonaran dan kegaduhan.
  • Mengaktifkan Handphone (HP) selam jam pelajaran berlangsung.
  • Berbicara kotor, mengumpat, bergunjing, menghina, dan memanggil antar sesama siswa atau warga sekolah dengan panggilan yang tidak baik.
  • Mengambil barang milik orang lain tanpa izin pemiliknya atau menyembunyikan barang milik orang lain.

 

Persyaratan SMA Semi Militer Taruna Nusantara

Tinggi badan mininal:

  • Laki-laki 155 Cm
  • Perempuan 150 cm

 

Berat badan ideal:

  • Laki-laki min  45 Kg
  • Perempuan min 40 Kg

 

ADMINISTRASI SMA Semi Militer Taruna Nusantara

  • mengisi formulir pendaftaran
  • foto copy STTB/ijazah SMP/Mts *5 lembar
  • foto copy Ktp kedua Orang Tua *5 Lembar
  • foto copy NISN *5 Lembar
  • foto copy akta kelahiran *5 lembar
  • foto copy kartu keluarga *5 lembar
  • foto copy raport kelas 3 SMP/Mts *5 lembar
  • foto copy keterangan kelakuan baik *5 lembar (dari sekolah)
  • surat keterangan dokter asli (foto copy) *5 lembar
  • pas foto 2×3, 3×4 (latar merah) *5 lembar

 

KEGIATAN WAJIB SELAMA 3 TAHUN DI SMA Semi Militer Taruna Nusantara

 

1. MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS)

Salah satu kegiatan calon siswa/siswi yang harus di ikuti untuk mengenal lingkunangan sekolah dari mulai tata ruangan tata pendidikan tata pelatihan serta sistem ketarunaan adapaun pengenalan tentang sistem ketarunaan diantaranya sistem pendidikan formal, sistem pendidikan semi militer dengan ditambah pendidikan keagamaan islam yaitu kepesantrenan serta agama diluar islam menyusaikan dengan agamanya masing-masing. kegiatan ini dilambangkan untuk mendapatkan Seragam Khusus Almamater sesuai dengan pilihan sekolah SMA/SMK.

 

2. CALON TARUNA/TARUNI (CATAR)

Setelah melewati kegiatan MPLS (Masa Pengenanlan Lingkungan Sekolah) dilanjut langsung dengan kegiatan CATAR (Calon Taruna/Taruni), dalam kegiatannya para calon akan mendapatkan pendidikan ketarunaan awal / kemiliteran dasar sehingga dapat membaca diri dan situasi kondisi yang saat ini terjadi serta pembinaan mental dan spiritual. kegiatan catar ini adalah dasar untuk mengikuti kegiatan pembelajaran sehari-hari yang akan membuat para siswa bisa lebih disiplin taat trengginas serta loyal terhadap almamater. setelah melaksanakan upacara calon taruna/taruni maka para siswa/siswi telah dilantik menjadi Taruna dan Taruni dengan diberikan sefron dan tanda pangkat dipundak.              SMA Semi Militer Taruna Nusantara

 

3. LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN TARUNA (LDKT)

Latihan Dasar Kepempinan Taruna / bisa disebut dengan LDKT adalah pendidikan yang memperkenalkan tentang kepemimpinan, cara memimpin serta siap untuk dipimpin LDKT ini selain materi yang dibina Fisik dan Mentalpun diuji kembali dikarenakan dari kegiatan CATAR sampai kegiatan LDKT jaraknya yaitu 3 bulan sehingga perlu update pembinaan. kegiatan LDKT ini akan mendapatkan PIN berlambangkan lembaga serta Pin Keahlian Kejuruan (SMK) Pin Keahlian Jurusan (SMA).

 

4. PEMBARETAN

Lebih antik lagi kegiatan ini yaitu kegiatan pembaretan yang turun temurun menjadi kegiatan yang lebih Sakral dari kegiatan yang lain. kegiatan pembaretan ini dilaksanakan lebih lama dari kegiatan lain yang membutuhkan fisik lebih serta mental karena akan bertemu dengan lingkungan yang ditentukan oleh titik koordinat, para pelatih TNI menyiapkan titik kordinat yang akan dituju oleh para Taruna/Taruni sehingga mendapatkan informasi tentang berdanya BARET setelah mendapatkan informasi yang cukup maka para Taruna/Taruni bersegera untuk merapatkan barisan kembali ke titik koordinat awal. selain kegiatan tadi ada beberapa kegiatan yang tidak bisa di utarakan karena itulah bagian tersakral dari lembaga kami. kegiatan pembaretan ini akan mendapatkan BARET, PIN BARET  dan lencana Pembaretan.          SMA Semi Militer Taruna Nusantara

 

5. PENDIDIKAN PELATIHAN FISIK DAN MENTAL (PPFM)

PPFM ini adalah kegiatan terakhir dari ketarunaan yang mengelola tentang laporan akhir sekolah. bagi SMK yaitu laporan setelah selesai melakukan prakerin bagi SMA yaitu laporan kegiatan On Job Training yang ditentukan oleh lembaga. kegiatan PPFM ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya kegiatan ini hanya Refresh/ mengulas kembali kegiatan yang sudah diajarkan.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

× Coba GRATIS Simulasi Ujian Masuk Tarnus