7 Tips Jogging yang Tepat untuk Persiapan Tes Fisik!

By November 28th, 2023 SMA Tarnus
Tips jogging yang tepat

Adakah tips jogging yang tepat untuk persiapan tes fisik? Tentu ada, dong! Diketahui, salah satu tahapan tes SMA Taruna Nusantara adalah jogging atau lari sedang. Sebenarnya jogging atau lari juga butuh persiapan yang panjang, lo. 

Jogging adalah lari dengan tingkat sedang yang bertujuan untuk mengurangi kalori atau memperkuat stamina. Bagi kamu yang ingin jogging, jangan sampai melakukan kesalahan. Dalam tes fisik, cara jogging juga dinilai oleh panitia pelaksana.

Ditambah, jogging atau lari merupakan hal yang dinilai selama kamu mengikuti sekolah kedinasan. Jadi, penting untuk kamu membaca artikel ini sampai habis.

7 Tips Jogging yang Tepat untuk Persiapan Tes Fisik

Tips jogging yang tepat

Jogging adalah salah satu tips persiapan tes fisik.

Dalam tes fisik di SMA Taruna Nusantara, setiap calon siswa perlu memahami jogging adalah sesuatu yang penting. Sebab, tidak hanya push-up atau sit-up, calon peserta didik juga melakukan jogging. 

Dengan persaingan yang tinggi, jogging perlu dilakukan dengan cara yang benar agar tidak mudah kelelahan. Lalu, apa tips jogging yang tepat untuk persiapan tes fisik dengan benar?

 

1. Pemanasan Dulu

Setiap olahraga perlu adanya pemanasan. Hal ini untuk mengurangi risiko cedera atau mencegah kerusakan pada otot. Pastinya kamu tidak mau terkena kram otot saat joggingkan? 

Colah lakukan pemanasan selama 5-10 menit. Pemanasan bisa dilakukan dengan permulaan dari kepala hingga kaki. Jika ingin melakukan pemanasan yang berbeda, cobalah berjalan santai, melompat, dan mengangkat lutut hingga pinggang secara bergantian.

Kegiatan pemanasan ini sebenarnya dapat digunakan untuk jenis latihan, seperti push-up, pull-up, dan latihan beban. Jadi, apakah kamu sudah pemanasan?

 

2. Teknik Jogging untuk Pemula

Bagi pemula, jogging memang mudah lelah karena kamu baru beradaptasi terhadap trek dan stamina kamu. Dengan begitu, untuk pemula, disarankan untuk mencampurkan antara berlari dan berjalan.

Metode tersebut adalah hal yang membuat kamu tidak mudah lelah dan mencegah cedera otot. Untuk melakukannya, kamu bisa mulai berlari santai dengan jarak dan durasi yang pendek,

Coba buat rasio sendiri, seperti rasio normal 1:7, yakni berlari 1 menit dan berjalan kaki selama 7 menit. Lakukan tersebut secara konsisten agar kamu terbiasa dan meningkatkan stamina secara perlahan.

 

3. Postur Tubuh dan Teknik Bernapas yang Baik

Poster tubuh dan teknik bernapas juga patut diperhatikan. Hal ini untuk mencegah kelelahan karena napas yang tidak teratur. Menurut alodokter.compostur tubuh saat jogging adalah condongkan tubuh sedikit ke depan dengan tangan mengepal.

Posisi kepala harus selalu tegap saat berlari, tidak mengarah ke tanah atau mendongak ke langit. Pastikan, gunakan teknik pernapasan dengan menarik napas melalui hidung dan mulut, lalu keluarkan udara melalui mulut.

Hal ini berguna untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh saat jogging dan mengurangi risiko terjadinya kram otot pada perut. Jika terjadi kram otot pada perut, maka akan sakit sekali ketika makan. Jadi, apakah poin ke-3 ini  cukup works menjadi tips jogging yang tepat untuk persiapan tes fisik kamu?

 

4. Pendinginan

Dalam setiap olahraga, jika ada pemanasan, harus ada pendinginan. Tujuan pendinginan adalah melemaskan otot yang lelah dan mengatur ritme jantung.

Ditambah, pendinginan membantu pernapasan kamu kembali normal. Untuk pendinginan sebenarnya tidak harus rileksasi dengan meditasi atau yoga. Kamu juga bisa melakukan peregangan sambil berjalan santai selama 5-10 menit.

Lakukan peregangan ke beberapa bagian tubuh, seperti kaki, tangan, dan leher. Setelah pendinginan, pastikan minum air mineral secukupnya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

 

5. Frekuensi dan Durasi Ideal Jogging

Sebenarnya frekuensi dan durasi yang ideal untuk jogging berapa, ya? Ada beberapa pendapat dari para ahli. Namun, secara ringkasan, bahwa frekuensi jogging yang disarankan adalah 2-3 kali perminggu. Bagi atlet lari, kemungkinan besar latihan jogging akan lebih sering daripada orang umum.

Lalu, total durasi jogging kurang lebih 1-2,5 jam per minggunya. Untuk latihan jogging bagi kamu yang masih pelajar, disarankan di setiap hari Sabtu dan Minggu pada pagi harinya. Jadi, apakah kamu sudah mengatur jadwal jogging kamu?

 

Itulah beberapa informasi seputar tips jogging yang tepat untuk persiapan tes fisik. Jika kamu ingin butuh bimbingan belajar yang berkualitas dan terpercaya untuk masuk SMA Taruna Nusantara, pastikan konsultasi gratis melalui laman resmi kami, ya. 

× Coba GRATIS Simulasi Ujian Masuk Tarnus